Sabtu, 14 Januari 2012

Ilmuwan Menemukan Teknologi Memory Magnetik Terkecil Yang Menggunakan 12 Atom


Para ilmuwan telah menemukan teknologi memory magnetics yang terdiri dari selusin atom yang dapat dibuat untuk menyimpan bit data magnetis. Teknologi tersebut mampu menyimpan data yang jika dibandingkan teknologi saat ini setara dengan kemampuan peyimpanan data yang dilakukan oleh satu juta atom (12 banding 1 juta atom). Manfaat teknologi ini adalah dapat membantu mengecilkan ukuran hardware penyimpanan data (harddisk).

Saat ini, harddrive merekam data menggunakan medium elektromagnet kecil (tiny electromagnetic) untuk menyelaraskan spin atom dalam sebuah film logam yang berputar di bawahnya. Ketika berputar sekitar satu juta dari atom-atom selaras dalam arah yang sama, medan magnet kolektif mereka dapat dideteksi oleh elektromagnet pada kelulusan berikutnya.

Sayangnya, bahwa medan magnet kolektif juga mempengaruhi bit yang berdekatan, membatasi seberapa dekat bit magnetik tersebut dapat dikemas. Sekarang Andreas Heinrich Almaden yang merupakan  peneliti di IBM Research di San Jose, California, dan rekannya telah membuat bit magnetik terkecil  - dan  bit magnetik tersebut dapat dikemas lebih erat daripada bit magnetik yang telah digunakan dalam teknologi memory magnetik saat ini.



Berdasarkan informasi dari situs newscientist.com, ilmuwan IBM merancang bit magnetik tersebut dengan cara membuat atom yang berdekatan berputar dengan arah yang berlawanan. Keselarasan ini, disebut antiferromagnetisme, yang tidak menghasilkan medan magnet eksternal.
Dengan menggunakan scanning tunneling microscope, para peneliti dapat menyandikan bit data hanya dalam 12 atom besi yang disimpan pada suhu dalam kisaran beberapa derajat di atas nol. Sejumlah kecil atom terlalu stabil untuk bertindak sebagai bit - tanpa atom tetangga untuk berinteraksi dan menstabilkannya, atom berperilaku seperti objek kuantum yang ada di  multiple spin state.

Tim peneliti kemudian menempatkan delapan dari sisi bit 12-atom dengan sisi, menciptakan byte data yang terbuat dari 96 atom. Karena tidak ada medan magnet menyimpang dari masing-masing cluster 12 atom, bit bisa ditempatkan bersama-sama sangat erat, menciptakan 100 kali byte yang lebih padat jika dibandingkan bit yang digunakan dalam hard drive saat ini.

Para peneliti mengatakan kemajuan utama dari percobaan ini menunjukkan jumlah atom di mana fisika klasik mengambil alih dari mekanika kuantum pada suhu mendekati nol mutlak. Untuk mendapatkan hasil yang sama pada suhu kamar - di mana atom lebih sulit untuk dikontrol karena efek jitter pada atom. Meskipun teknologi memory magnetik terkecil di atas belum bisa dihasilkan dalam suhu kamar namun teknologi tersebut akan menjadi tantangan bagi para ilmuwan untuk lebih mengembangkannya. Berdasarkan teknologi smallest memory magnetic tersebut maka pada suatu hari antiferromagnets mungkin membentuk dasar untuk memproduksi perangkat hardrive berukuran kecil yang dapat menyimpan data jauh lebih efisien daripada hard drive saat ini.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar